October 25, 2012

My Very First Beauty Post - Grey Smoky Eyes

Okay, this is gonna be an unusual, weird post. I warn you.

I know it’s been forever since my last post and i aware i’ve been abandoning my tumblr. *le sigh*

So, here’s the thing. Since a long time ago, i’ve always have interest in make-up thingy. I like how colors with some technique could do good to people’s face, especially women. I’ve been collecting some products that i RARELY use. For me, it’s too burdensome to do my face everyday, so i like it more when i do other people’s face. I surf a lot of beauty blog just to steal their skill, and practice it whenever special occasion coming up. My “obessions” nowadays is growing bigger and bigger as i start to spend money to buy make up products that i (once again) SUPER RARELY use and it breaks my heart if they just end up as collection, rather than using them.

Daaannn.. Salah satu beauty blogger yang sering saya intip blognya adalah cici Lulu yang koleksi make-upnya luar biasa sekali. Supernya lagi, dia lagi buka giveaway dalam rangka ulang tahunnya dengan hadiah yang jreng banget. Nah, berhubung saya ngiler banget sama Urban Decay Naked Pallete yang menjadi salah satu giveawaynya, I thought,”Oh, maybe this is the sign to start posting about make-up!” Intinya, motivasi utama untuk ngepost tulisan ini adalah biar menang giveawaynya cici Lulu yang sekaligus menandai post pertama saya soal make-up. All thanks to you cici Lulu! :p

Cici Lulu dengan blognya lovelyluelue.blogspot.com ga sengaja saya temuin waktu asik berselancar baca-bacain post para beauty blogger. Penasaran pengen nemu beauty blogger Indonesia yang oke, eh entah dari mana tau-tau saya terdampar di blog cici Lulu ini yang ternyata memang make-up artist profesional. Iseng baca eh keterusan liat hasil karya cici Lulu yang mukanya super flawless bikin iri. Kenapa saya follow blog cici Lulu karena suka liat gaya make-up matanya yang bold dan berani main warna. Seneng aja ngeliatnya :D. And her writing style is no joke :p. She’s really telling what’s on her mind - free and carelessly. I wish i could do the same. 

Dari tiga pilihan giveaway, saya tanpa ragu-ragu memilih Urban Decay Naked Pallete! Kenapa? Because i always curious about this famous Naked Pallete yang selaluuuuuu dapet review bagus dari para beauty blogger. Kesempatan dapet pallete secara cuma-cuma tentuuu ga bisa disia-siakan since this pallete cost a fortune for me (around $50 kalo ga salah). Paying $50 for a pallete is out of my league. Secara saya mahasiswa yang masih dapet santunan dari yayasan mama-papa :p

Oke, karena ini ceritanya adalah beauty post dan cici Lulu mensyaratkan untuk post foto our version of her signature grey cat eyes, maka saya akan ngepost hasil corat-coret saya di muka saya sendiri. Punteun the bad quality of photo. Saya sebenernya juga kurang puas dengan hasil jepretan yang bikin warnanya ga terlalu keluar. jadi brightnessnya agak saya atur dikit biar warna di foto mirip sama aslinya.

Cat eye with shimmer grey eyeshadow on the lid and hot pink eyeshadow for inner eye corner.

Nah ini nih yang bikin sebel grey nya ga terlalu keliatan di foto -,-. Di center eyelid nya dikasih pink juga dikit biar matching sama warna bawah mata (ga keliatan juga, hik).

 Ini ceritanya ada dua versi eyelinernya. Kalo yang pertama kan cat eye banget dan saya pribadi ga pede kalo pake itu kemana-mana. Akhirnya yang mata sebelah ini dipakein eyelinernya ga terlalu jungkit keatas plus eyeliner di inner corner. Yang kayak gini yang sering saya pake kalo kuliah (note: kalo lagi kecentilan).

Itulah hasil corat-coret saya *embarassed*.

Menang atau ngga, i’m happy i can finally back! *peluk-peluk tumblr*

Tapi yaa pengennya menang dong :p

Terima kasih para pembaca yang terjebak membaca post ini. Fufufuuu~

And happy birthday cici Lulu! Stay fierce and flawless! YEAY!

Plus, this is complimentary pict of the real cat eyes :3

Cheers!

August 18, 2012

What is my passion? Spending MONTHS of being such lazy ass at home - super unproductive - give me a slight thought of what is it that i really want to do in near future (i’m majoring in journalism, fyi). So i began to ask myself some question such as…

Q: Do i like writing?

A: Well, looking at how long you’ve been abandoning your blog.. Nah.

Q: Do i want to be journalist?

A: Which one? A journalist.. journalist? Okay, when was the last time you read newspaper? Oh, to make it simple, WHEN was the last time you actually READ a news article like on the internet?

Q: What is today’s headlines?

A: Errr.. Our independence day?

Q: I mean about what’s going on these days in our country. How’s all the corruption cases going? What’s the latest update?

A: Errr…

Q: Do i want to know? Do i even CARE?

A: …

Am i screwed?

Happy Our Independence Day, btw!

Merdeka!!

December 28, 2011

My Thank You-List (Jurnal 08 Version)

Barusan liat-liat berbagai post akhir tahun teman-teman jurnal 08. Membacanya bikin saya senyum-senyum abis itu mewek-mewek sendiri. Gimana ngga, semester 7 adalah masa penghabisan zaman mahasiswa-datang-dan-duduk-di-kelas buat angkatan saya. Bagi saya mungkin bukan, berhubung saya masih punya utang satu semester yang saya gunakan untuk “liburan”. Nah, itulah yang paling bikin saya mewek.

Sodara-sodari jurnal 08 saya memang luar biasa. Saya selalu bersyukur karena kuantitas angkatan kita yang cuma seiprit ini. Namun, karena itulah kita menjadi dekat satu sama lain. Mereka juga adalah salah satu alasan saya ngga terlena di negeri orang. Selain memang karena masih banyak tanggung jawab di tanah air, saya punya banyak sekali orang yang saya rindukan (dan merindukan saya) disini. :p

Untuk segala hal yang menjadikan saya dan sodara-sodari jurnal 08 menjadi seperti sekarang ini, ada beberapa hal yang ingin saya sebutkan dalam rangka rasa terima kasih yang dalam.

1. Terima kasih untuk teman-teman Fikom angkatan 2008 yang tidak memilih jurusan Jurnalistik sebagai jalan hidup kalian. Bukannya saya mendiskreditkan kalian. Saya juga sayaaaaaanggg sekali sama kawan-kawan hijau-kuning semua. Tapi, karena kalian lah angkatan saya jadi cuma 31. Sedikit tapi menggigit.

2. Para panitia OJ 2008 dan keluarga jurnalistik yang terlibat di dalamnya. Saya sadar mungkin kalian tidak mendapatkan hasil “didikan” yang kalian inginkan. Tapi, kehororan yang kalian berikan selama berbulan-bulan membuat kami saling peduli dan mendukung satu sama lain.

3. Para (beberapa) senior-senior biru kami. What you did to us definitely really was not too nice. But, what’s the best “glue” for friendship beside our own “public enemies”? :D Thanks for make us stronger. Tak lupa ilmu ikhlas juga menjadi hikmah yang luar biasa. Sincerely, Thank you.

4. Adik-adik lucu jurnal 09. Terima kasih karena jumlah kalian yang lebih dari dua kali lipat kami dan kelakuan kalian yang “manis”, hidup saya dan teman-teman saat meng-OJ kalian menjadi lebih “berwarna”. Saat itu, saya belajar bahwa mengurus diri sambil mengurus orang lain adalah susah. Fortunately, afterthat we are getting along pretty well. *kecup buat jurnal 09*

5, Para narasumber. Kesulitan untuk menghubungi dan membuat janji dengan kalian sering sekali menjadi penyebab sakit kepala kami. Namun, karena itulah kami makin setia mendukung dan membantu satu sama lain atau setidaknya saling menghibur satu sama lain (terutama saat digantung bahkan ditolak narasumber). Terima kasih sungguh saya ucapkan.

6. Dan terakhir, tentunya untuk para tenaga pengajar jurusan Jurnalistik beserta tugas-tugasnya yang luar biasa (khususnya Bapak Sahat Sahala Tua Saragih beserta oknum2nya). Hidup di jurusan ini telah dengan sukses menyerap segala waktu, tenaga, pikiran, dan UANG para mahasiswanya. Tak pelak, especially saat2 menjelang deadline adalah masa dimana rasanya saya hanya punya dua pegangan hidup: Tuhan dan teman-teman jurnal 08 (berhubung anak kost, jadi jauh dari orang tua).

Saat ini enam poin diatas yang saya ingat untuk masuk jajaran “Thank You List” saya. Kalau ada yang lain lagi nanti tulisan ini akan saya update. Ah, tentu saja akan ada. Saat ini di semester 8 angkatan saya akan menjalani job training di berbagai media cetak. Saya sendiri Alhamdulillah sudah diterima jobtre di koran Jakarta Globe. Hari-hari jadi anak gaul magang saya akan dimulai sejak tanggal 3 Januari tahun depan. Please wish me luck, peeps! *dance*

Cheerios!

Keyko

December 22, 2011
“Selamat merayakan Hari Ibu Nasional bagi yang merayakannya! Sekalipun ada Ibu yang menelantarkan anak kandungnya, sekalipun banyak pejabat menelantarkan Ibu Pertiwi, Tuhan niscaya tak pernah menelantarkan kita (anak-Nya). Percayalah!”

— Sahat Sahala Tua Saragih

December 03, 2011
this is just so cute <3

this is just so cute <3

(Source: )

December 03, 2011

darkexorcist:

I just love this! LEE GWANGSOO OUT!

remind you of something? LOL

December 03, 2011

davichi:

OMG I NEVER KNEW I COULD FIND KIM JONG KOOK MORE ATTRACTIVE. speak english to me every day, FOREVER.

whoaa kookie~ actually can speak english :O

November 29, 2011

How can the head-heavy power-hungry politic scientist
Government two-world Capitalist-Imperialist
Third-world Communist paper-shuffling male
non-farmer jet-set bureaucrats
Speak for the green of the leaf? Speak for the soil?


- Gary Snyder on Mother Earth: Her Whales

November 29, 2011
“However, i feel that the condition of our social and ecological life is so serious that we’d better have a sense of humor. That’s too serious just to be angry and despairing. The first step, i think, and that’s why it’s in my poetry, is to make us love the world rather that to make us fear for the end of world. Make us love the world, which means the nonhuman as well as the human, and then begin to take better care of it.”

— Gary Snyder speaking about environmental issue in his poetry “Mother Earth: Her Whales”, interviewed by Eliot Weinberger